7 Desember 2022 adalah hari spesial dimana hari tersebut mengesahkan dan menetapkan beberapa organisasi yang ada disuatu lingkup tersebut. Melalui pembacaan ikrar maka sudah sah organisasi tersebut untuk bertugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajibannya.
Hari tersebut sangat mengesankan dan spesial menurutnya. Ini merupakan pengalaman pertamanya diacara resmi untuk melakukan sambutan sebagai ketua pelaksana. Ia mengenakan baju batik ditambah dengan almamater beserta bawahan berwarna hitam.
Disaat gladi bersih ia terlihat kurang begitu yakin terhadap konsep acara yang ia jelaskan, sehingga ia berberapa kali memikirkan dan mengarahkan ulang baik kepada mc maupun rekan-rekannya. Sehingga proses ini harus diulang beberapa kali. Sore haripun tiba, disaat selesai gladi bersih ia berdiri didekat tangga sambil memikirkan kata demi kata untuk sambutan esok harinya, hujanpun tiba, ia kembali masuk kedalam ruangan dan duduk sambil memasang musik sembari menunggu hujan berhenti.
Ke esokan harinya ia datang dan langsung menemui ob, namun ob itu baru saja memesan makanan maka ia naik dulu menuju ruangan sembari menunggu, setelah ia naik kemudian ob itu bergegas naik dan membuka ruangan itu, sesampainya di ruangan tersebut ia bertemu dengan seniornya dan langsung meminta masukan mengenai kata sambutan yang telah ia buat, seniornya pun memeriksa kata-kata tersebut disaat yang bersamaan rekan demi rekan berdatangan masuk untuk membantu mengemas snack.
Setelah selesai ia kemudian memakai kembali baju batik dilengkapi dengan atribut pelantikan tersebut. Ia berkeliling sekitar ruangan sambil menunggu waktu acara dimulai, dan tiba saatnya acara sudah dimulai, pembacaan doa sudah dilaksanakan dan saatnya ia untuk maju memulai sambutan itu, ia merasa deg-degan saat berjalan menuju mimbar, sesampainya dimimbar ia menarik nafas dalam-dalam lalu melepaskannya dan memulai sambutan tersebut. Awalnya ia merasa kurang percaya diri namun di pertengahan setelah penyebutan nama petinggi ia mulai percaya diri dan menghadap ke para hadirin, tetapi dia menggira suara ia tak terdengar begitu keras, tapi beberapa orang dapat mendengarkannya. Setelah selesai sambutan ia diberikan pujian oleh rekan-rekan organisasinya terutama dibarisan dia duduk "tempat para inti dari organisasi".
"Ketakutan akan hilang ketika kita hidup dengan ikhlas dan berani mencoba"
"Timor peribit , cum sincere vivimus , ac experiri audemus"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar