Kamis, 10 November 2022

Magnet Yang Unik

Magnet Yang Unik

Suatu ketika di tengah keadaan yang sepi diriku menemukan magnet. Magnet ini kutemukan tidak utuh, Ia terbagi menjadi dua bagian. bagian pertama dan bagian terakhir. Pada bagian pertama ini, magnetnya hampir utuh, serta pada bagian kedua, magnetnya mempunyai sedikit goresan, dan pecahan-pecahan pada dirinya. ku bawa pulang magnet ini dan kucoba untuk menggabungkannya agar dia dapat menempel. namun itu tidak mudah dan tidak gampang, karena keduanya saling menolak. Antara yang mempunyai goresan dengan yang utuh. 

Hari demi hari ku terus berusaha untuk menggabungkannya. Lewat berbagai cara dan akhirnya tiba saatnya, magnet ini dapat bergabung. Setelah bergabung semuanya tak berjalan mulus, magnet yang utuh tidak menerima secara penuh kehadiran dari magnet yang memiliki goresan itu Begitupun sebaliknya, mereka keduanya seperti Canggu dan bingung ketika disatukan, lama-kelamaan mereka mulai terbiasa. 

Setelah terbiasa, magnet yang mempunyai banyak goresan dan luka pada dirinya mencoba untuk memahami suatu magnet yang utuh. Magnet utuh pun tidak memahami kembali magnet yang mempunyai goresan itu. Ia hanya diam dan menikmati yang terjadi pada dirinya. Magnet yang utuh pun lama-kelamaan iya tertarik untuk mencari-cari hal-hal yang ada dalam magnet yang memiliki goresan itu. Ia terus bertanya dan memikirkan magnet rapuh tersebut. Dirinya telat menyadari itu. Dirinya terus mendekatinya sehingga dia tidak kehilangan jejak dari magnet yang memiliki luka itu.

Magnet yang luka itu lama-kelamaan menjauh, dia tidak suka terlalu didekatkan dan tidak suka juga ketika dirinya sedang terbuka tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Magnet yang utuh pun masih belum menyadarinya, dia terus berusaha dengan apa yang dia inginkan dan apa yang dia harapkan kepada magnet yang memiliki luka itu.  

Semuanya tidak berjalan dengan baik, proses yang dijalaninya terus memiliki hambatan, sehingga ia menyerah, ketika dia menyerah Muncul lagi rasa untuk mendalami magnet itu, semakin dia menyerah semakin muncul rasa itu sehingga dia berat untuk meninggalkannya. Memang dia tidak mau meninggalkannya, tetapi karena memang dia bukan siapa-siapa dari magnet yang memiliki luka ini, maka ditinggalkan pula oleh magnet yang memiliki luka itu. Magnet yang utuh bingung dan heran kenapa seperti ini disaat ku mengejarnya Oh sungguh telat kata magnet itu. Begitulah kisah magnet ini yang kutemukan di kekosongan suatu keadaan yang sepi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bhavana Bramanty

Bhavana Bramanty Sebuah imajinasi yaa... suatu hal yang tak asing bagi kita semua. Setiap orang mungki pernah atau bahkan sering dalam berim...