Kamis, 29 Desember 2022

Kau Tikus Tikus Berdasi

Kau Tikus Tikus Berdasi

Tatap mata mu menyapu hati ku.
Jutaan janji kau keluarkan.
Tak ada yang kau wujudkan.
Hukum kau buat.
Hukum pula kau beli.
Kau anggap kau bisa beli segalanya.
Kau membuat kami merana.
Kami dipekerja bagai budak jalanan.
Kau duduk manis dengan fasilitas istimewa. 
Dipenjara bagai raja.
Segalanya kau manipulasi. 

Kamis, 22 Desember 2022

Diam Bukan Berarti Takut

Diam Bukan Berarti Takut

Suatu ketika terjadi sebuah acara. Acara tersebut merupakan acara besar, acara ini akan dihadiri para petinggi dan juga para undangan yang terhormat di suatu kawasan tersebut.

Mulanya Ia mengikuti apa yang diinginkan oleh seorang pengatur tersebut. Namun setelah gladi bersih seorang pengatur tersebut tidak melaksanakan kegiatannya, tidak melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawabnya dalam prosesi gladi bersih tersebut. Ia tetap sabar menjalaninya, Ia diam sambil melihat keadaan di sekitarnya.

Keesokan harinya ia datang menuju ke ruangan yang akan dilaksanakan suatu acara itu. Mulanya ruangan itu kosong tak berpenghuni, namun lama-kelamaan rekan-rekannya berdatangan dan tibalah si pengatur tersebut kedalam ruangan itu. Seperti yang terjadi pada sebelumnya si pengatur itu datang tak mengerjakan apa-apa, tugasnya ditelantarkan, dan kewajibannya pun tak dipenuhi. Ketika diberikan tugas si pengatur itu berpaling meninggalkan tugasnya.

Waktu terus berjalan, si pengatur itu hanya duduk dan berjalan-jalan dengan santainya, panitia lainnya sedang sibuk menyiapkan apa yang menjadi tanggung jawabnya, Apa yang menjadi tugasnya, dan bagaimana agar acara ini bisa berjalan dengan baik.

Sesaat lagi akan dimulai acaranya, si pengatur ini memberikan suatu saran dimana si pengatur tersebut mengatakan kepadanya perihal kursi yang harus ditambah untuk mempermudah duduk para undangan yang terhormat. Saran si pengatur itu tetap diterima walau waktu menuju acara sudah semakin singkat. Ia menyarankan agar menggunakan kursi yang terletak di bagian belakang saja, si pengatur itu tetap memaksakan konsepnya, untuk menambahkan kursi baru di bagian depan peserta.

Ia yang berdiam kemudian melihat dengan tajam ke arah si pengatur itu dan mengatakan jikalau mau pakai kursi tambahan bantulah saya untuk mengambilkannya ke bawah, lagi-lagi si pengatur berkata '"sudahlah jangan kebanyakan konsep mulu dari kemarin dan tadi konsep konsep terus'". Ia kembali menatap si pengatur itu dengan tajam untuk kedua kalinya, kemudian ia berlanjut berbicara dengan nada yang tinggi kepada si pengatur itu "DARI KEMARIN TRUS TADI YANG BANYAK NGOMONG TENTANG KONSEP ITU SIAPA?? HA SIAPA ?? NGOMONG MULU LU BANTUIN JUGA ENGGA KALO MAU AYO CEPETAN TURUN NGAMBIL TUH KURSI". 

seketika itu rekan-rekannya yang mendengar ia berbicara dengan nada tinggi mencoba menghampiri Ia sambil berusaha menarik tangannya dan berusaha untuk menenangkannya, karena sebentar lagi ia akan melakukan sambutan di mimbar. Si pengatur itu ketika mendengar hal tersebut langsung terdiam dengan wajah bingung. 

Itulah hidup 
"Ada Yang Mengatur Dan Ada Yang Diatur"
Maka "Jangan Banyak Mengatur Jika Sendirinya Tidak Mau Diatur"

"tacet non intelliguntur timere" diam bukan berarti takut. 




Kamis, 15 Desember 2022

Dilantik & Disahkan

Dilantik & Disahkan

7 Desember 2022 adalah hari spesial dimana hari tersebut mengesahkan dan menetapkan beberapa organisasi yang ada disuatu lingkup tersebut. Melalui pembacaan ikrar maka sudah sah organisasi tersebut untuk bertugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajibannya.

Hari tersebut sangat mengesankan dan spesial menurutnya. Ini merupakan pengalaman pertamanya diacara resmi untuk melakukan sambutan sebagai ketua pelaksana. Ia mengenakan baju batik ditambah dengan almamater beserta bawahan berwarna hitam.  

Disaat gladi bersih ia terlihat kurang begitu yakin terhadap konsep acara yang ia jelaskan, sehingga ia berberapa kali memikirkan dan mengarahkan ulang baik kepada mc maupun rekan-rekannya. Sehingga proses ini harus diulang beberapa kali. Sore haripun tiba, disaat selesai gladi bersih ia berdiri didekat tangga sambil memikirkan kata demi kata untuk sambutan esok harinya, hujanpun tiba, ia kembali masuk kedalam ruangan dan duduk sambil memasang musik sembari menunggu hujan berhenti.

Ke esokan harinya ia datang dan langsung menemui ob, namun ob itu baru saja memesan makanan maka ia naik dulu menuju ruangan sembari menunggu, setelah ia naik kemudian ob itu bergegas naik dan membuka ruangan itu, sesampainya di ruangan tersebut ia bertemu dengan seniornya dan langsung meminta masukan mengenai kata sambutan yang telah ia buat, seniornya pun memeriksa kata-kata tersebut disaat yang bersamaan rekan demi rekan berdatangan masuk untuk membantu mengemas snack. 

Setelah selesai ia kemudian memakai kembali baju batik dilengkapi dengan atribut pelantikan tersebut. Ia berkeliling sekitar ruangan sambil menunggu waktu acara dimulai, dan tiba saatnya acara sudah dimulai, pembacaan doa sudah dilaksanakan dan saatnya ia untuk maju memulai sambutan itu, ia merasa deg-degan saat berjalan menuju mimbar, sesampainya dimimbar ia menarik nafas dalam-dalam lalu melepaskannya dan memulai sambutan tersebut. Awalnya ia merasa kurang percaya diri namun di pertengahan setelah penyebutan nama petinggi ia mulai percaya diri dan menghadap ke para hadirin, tetapi dia menggira suara ia tak terdengar begitu keras, tapi beberapa orang dapat mendengarkannya. Setelah selesai sambutan ia diberikan pujian oleh rekan-rekan organisasinya terutama dibarisan dia duduk "tempat para inti dari organisasi".

"Ketakutan akan hilang ketika kita hidup dengan ikhlas dan berani mencoba"
"Timor peribit , cum sincere vivimus , ac experiri audemus"




Kamis, 08 Desember 2022

Negeri Yang Kaya

Negeri Yang Kaya

Negeri Ini Tak Kekurangan Orang Orang Pintar Dan Berbakat. Namun Negeri Masih Kekurangan Akan Orang Orang yang Jujur

Negeri Ini Juga Masih Banyak Orang yang Menilai Orang Dari Segi Luarnya, seperti Tato atau cara berpakaian

Namun Tak Semua Orang Bertato atau Berpenampilan arogan itu ialah pelaku kriminal. Yang lebih bahaya ialah orang yang berpenampilan formal namun mempunyai prilaku diatas dari orang-orang yang sering berbuat kriminal karena keadaan bukan karena tujuan.


Kamis, 01 Desember 2022

Menjadi Tim Yang Kuat

Menjadi Tim Yang Kuat

Tim kuat akan mudah hancur jika dilawan dengan tim yang bekerja secara kompak.

Selemah apapun tim mu jika tim mu kompak pasti akan mudah melawan tim-tim besar bahkan sampai tim tim dengan langganan juara yang sulit dikalahkan.

Buang egoismu !!! Tumbuhkan rasa persatuan dengan persatuan maka timbul rasa kepercayan dan optimisme untuk tidak kalah.

Sikap terlemah seorang pejuang ialah sikap egois yang ingin didengar tanpa mendengarkan.


Bhavana Bramanty

Bhavana Bramanty Sebuah imajinasi yaa... suatu hal yang tak asing bagi kita semua. Setiap orang mungki pernah atau bahkan sering dalam berim...