Kamis, 28 November 2024

Register 17 Kilo Meter

Register 17 Kilo Meter

yaa.....jarak yang cukup lumayan jauh jika dilaksanakannya dengan berjalan kaki. Seperti biasa awalnya meminta sharelok untuk mengantarnya. sebelum memintanya dia awalnya ragu ragu kepada register paket ini, karena satu dan lain hal untuk menuju lokasi tersebut. Namun ia terus berusaha tuk meyakinkan dirinya bahwa besok pagi semoga ga ada kendala. Keesokan harinya tepat pukul 9 pagi dia kembali khawtir lagi karna hal yang ia duga sebelumnya terjadi dan ketika itu juga dia tetap mempersiapkan apa yang bisa dia siapkan. 30 menit berlalu akhirnya kendala ini terselesaikan diapun bergegas berangkat menuju rumah register paket tersebut. 

perjalananpun berlalu tak terasa dia sebentar lagi sampai di rumah register tersebut. Karna sesuai titik lokasi dia langsung menghubungi register tersebut. Namun tidak diangkat tetapi dibales okee, otw kesana katanya. sambil menunggu diapun sambil mengecek berapa lama dia berjalan dari lokasinya ke rumah register ini kurang lebih satu jam kurang. Setelah bertemu register tersebut dia langsung bergegas menuju lokasi selanjutnya yang jaraknya kurang lebih hampir 15 KM dari lokasi tersebut. dan akhirnya sampai ke lokasi tujuan. Malampun tiba kelar merapikan semuanya diapun beranjak balik untuk mengantar register ini kembali, malam yang sepi membuat perjalanan lebih cepat. dan akhirnya sampai, lalu dia kembali kerumah dan sesampainya dirumah dia mengecek kembali berapa lama perjalanan pulang dan dia pun kaget ternyata hanya 15menit, hal yang belum penah dia capai sebelumnya selama dia berkendara dalam rentan jarak 17KM.  

keesokan harinya berjalan sesuai rencana baik dalam penjemputan ke rumah register ini yang diluar dugaan dimana dia sampai lebih cepat dan regiter ini belum siap. ketika itupun dia menunggu kemudian register ini keluar lalu memintanya untuk ke warung sejenak untuk membeli sesuatu, karna cuaca pada saat itu memang panas dia pun ikut kewarung untuk membeli eskrim lalu mengobrol sejenak dengan tukang parkir diwarung tersebut. setelah itu diapun melanjutkan tugasnya menuju lokasi selanjutnya. diperjalanan pun dia berinteraksi sedikit dengan sang register ini dan akhirnya sampai dilokasi tujuan dan kembali lagi seperti hari pertama. 

tentu setiap perjalanan pasti ada rintangan dimana kita harus sesuai alur atau melawan arah perjalanan. begitupun hidup, akan ada perkembangan disetiap fasenya yang tadinya terkendala namun perlahan akan bisa melewati kendala itu, hingga bisa memperhitungkan jalan yang lebih baik untuk dilewati walau penuh resiko besar untuk melaluinya. "pulchra iter per fiducia" perjalanan indah melalui kepercayaan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bhavana Bramanty

Bhavana Bramanty Sebuah imajinasi yaa... suatu hal yang tak asing bagi kita semua. Setiap orang mungki pernah atau bahkan sering dalam berim...