Pandemi covid 19 sangat berdampak pada kegiatan perekonomian baik dari pemerintah maupun tingkat rumah tangga. Sebagian besar anak-anak ketika covid itu tidak diberikan uang jajan oleh orang tuanya termasuk kreator ini. Creator ini pun memanfaatkan ilmunya dari berbagai sumber dan dari pengalaman dia, yang mungkin bagi orang itu daun ketapang yang kering dan sudah jatuh itu adalah sampah.
Orang-orang bingung melihat dia mengumpulkan sampah itu. Ada beberapa orang yang menanyakan kepadanya dikumpulin buat apa sih, dia pun menjawabnya ini daun ketapang Pak buat ikan cupang bisa juga buat ikan air tawar. Setelah mengumpulkan sampah itu dia pun balik ke rumahnya dan mengolah sampah itu. Setelah diolah sampah tersebut kemudian dapat bermanfaat menjadi suplemen ataupun penstabil PH air. Kemudian Ia membuat brosur dan juga membuat logo dan dia Coba pasarkan melalui media sosial dan melalui Toko Ikan terdekat dan puji Tuhan hasilnya lumayan. Ada orang yang mesen paketan ada juga orang yang memesan karungan.
Dia pun kembali bereksperimen hasil dari sampah itu yang telah diolah kemudian dia bikin suatu ekstrak di mana Namanya ekstra Ketapang dan puji Tuhan eksperimen pun berhasil dia mencobanya di ikan dia sendiri kemudian dia pasarkan kembali di grup-grup sosial media dan puji tuhan lagi hasilnya lumayan. Dia semakin giat mengolahnya dan konsumennya pun semakin banyak dan semakin besar jangkauannya. Sebagian hasil dari penjualan itu dia gunakan untuk membeli jajanan untuk dia dan juga untuk ikan cupang dan keperluan dia pun dia beli sendiri dengan hasil jualan itu.
"Jangan mengangap remeh sampah, karena dari sampah jika diolah dengan benar akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar