Kamis, 01 September 2022

Dongeng Tanah Anarki dan Perompak Senja

Dongeng Tanah Anarki dan Perompak Senja
                                                 
Duhai anak ku sayang                                          Ayahkan bercerita dongeng tanah anarki 
Dan perompak senja
Kita pernah berjanji
Tuk taklukan tanah ini
Dari para tangan dan kaki sang perompak senja
Waktu terus berganti
Janji ini abadi
Puluhan para perompak bergenerasi di tanah ini bagaikan air di samudra yang tak kunjung habis 
Ribuan mata memandang 
Ribuan pasang telinga mendengarkan 
Ufuk fajar yang bermunculan dalam sanubari mu 
Dan terlontar melalui bibir merah mu
Janji ini pun tercapai 
Satria kembali berkuasa memegang pedang 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bhavana Bramanty

Bhavana Bramanty Sebuah imajinasi yaa... suatu hal yang tak asing bagi kita semua. Setiap orang mungki pernah atau bahkan sering dalam berim...